Jasa Ekspedisi Penggerak Pertumbuhan E-commerce di Indonesia

Ombudsman NTT dorong pemprov tetapkan tarif angkutan peti kemas

Tarakan (ANTARA) - Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XIII berhasil menggagalkan pengiriman puluhan karung kosmetik ilegal yang tidak memiliki izin edar. "Penemuan kosmetik ilegal berawal dari pemeriksaan SB Bunyu Express 02 yang sedang melaksanakan pelayaran dari Sungai Nyamuk menuju Pelabuhan Perikanan Tarakan,Rabu (23/2)," kata Komandan Lantamal XIII Laksamana Pertama TNI Fauzi di Tarakan, Kalimantan Utara, Senin. Saat melaksanakan Patroli Keamanan Laut oleh kapal Mamburungan II - 13 - 47 yang sedang patroli di perairan Tarakan, melaksanakan pemeriksaan terhadap Speed Boat Bunyu Express 02. Hasilnya, ditemukan sejumlah 22 karung kosmetik ilegal. Berdasarkan penyelidikan bersama BPOM Tarakan, barang tersebut tidak memiliki izin edar. Dan melanggar pasal 106 ayat 1 dan pasal 197 UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. "Produk ilegal diduga berasal dari Malaysia dan Filipina yang masuk wilayah Indonesia melalui Sebatik dan Nunukan, selanjutnya oleh pedagang dipromosikan secara online dan produk disalurkan kepada pembeli melalui Jasa expedisi," kata Fauzi Hasil identifikasi produk bersama BPOM Kota Tarakan, ditemukan 2.228 pcs kosmetik yang tidak memiliki izin edar, 244 pcs produk pangan, empat pcs obat tradisional dinyatakan tidak memiliki izin edar. "Selanjutnya barang bukti akan diserahkan kepada Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Tarakan untuk mendapat penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku," kata Fauzi. Sumber: https://kaltara.antaranews.com/berita/492589/lantamal-xiii-gagalkan-pengiriman-ribuan-kosmetik-ilegal

Add a Comment

Your email address will not be published.

Eksplorasi konten lain dari Baraka Express | Ekspedisi Cargo Barang Berat

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca