Jasa Ekspedisi Internasional Perlu Mengembangkan Teknologi dan Inovasi

OTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Polres Mojokerto Kota meminta seluruh kantor ekspedisi supaya meningkatkan pengawasan terhadap barang kiriman. Termasuk bubuk mesiu yang biasa dipakai untuk meracik petasan.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Wira Pratama, Mapolres Mojokerto Kota, Kamis siang (9/12), Kapolres Mojokerto Kota AKBP Rofiq Ripto Himawan mengajak seluruh kepala kantor jasa pengiriman yang berada di wilayah hukumnya untuk ikut membantu dalam mengamankan momen Nataru.

Antisipasi gangguan kamtibmas itu, salah satunya terkait peredaran narkotika serta bahan peledak melalui jasa pengiriman. Rofiq mendorong perusahaan ekspedisi untuk lebih teliti terhadap barang kiriman. ”Ini demi menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri pihak pemkot dan pemkab Mojokerto ini, dia juga menjelaskan jenis-jenis narkotika berikut cirinya. Termasuk modus-modus pengiriman narkotika lewat ekspedisi.

Untuk mencegah hal itu, langkah deteksi dini bisa dilakukan dengan memeriksa isi paket barang kiriman. ’’Intinya dari pihak jasa, boleh memeriksa barang yang dicurigai,” imbuh Kasi Humas Polres Mojokerto Kota Ipda MK Umam.

Kewaspadaan ini, lanjut Umam, mengingat momen Nataru kerap diwarnai dengan semaraknya perta narkotika. Tak hanya itu, upaya deteksi dini potensi gangguan kamtibmas tersebut juga dilakukan terhadap bahan peledak. Termasuk bubuk mesiu yang biasa dipakai untuk meracik petasan. ”Mesiu itu kan juga berbahaya,” tegasnya.

Setiap perusahaan ekspedisi diminta segera melapor ke polsek maupun polres apabila menemukan barang yang dinilai berisi barang-barang terlarang seperti narkotika dan bahan peledak. (adi/ron)

Sumber: https://radarmojokerto.jawapos.com/hukum-kriminal/10/12/2021/ekspedisi-diminta-teliti-isi-paket

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *